Tulungrejo

Tulungrejo adalah Desa di Kecamatan Pare yang paling dekat jaraknya dengan Kota Pare ke arah utara. Yang paling dikenal dari Desa Tulungrejo adalah Kampung Inggrisnya, namun selain itu banyak juga Study & Wisata, Jasa Pelayanan Masyarakat, serta Layanan Umum. Seperti Hal nya toko elektronik M-Tech, Tri Jaya Motor, Tempat Makan & Karaoke KARTIKA, dan masih banyak lagi. Terdapat pula jenjang pendidikan bagi putra-putri untuk membantu pola fikir menjadi semakin modern, jenjang pendidikan yang terdapat di Desa Tulungrejo ini antara lain SMP Negeri 2 Pare, MTs Negeri Pare, SD & SMP Al Fath, dan masih banyak lagi jenjang pendidikan sebagai batu tumpuan untuk meraih kesuksesan dikemudian hari. Tidak ketinggalan pula untuk para lelaki yang ingin mencoba skill di lapangan bola, ada tempat tersendiri untuk bermain Futsal seperti halnya di HOLIDAY. Anda dapat berlatih serta berkompetisi skill di tempat tersebut dengan fasilitas yang memadai. Apabila Anda ingin berkeliling Desa Tulungrejo, Klik Peta Desa Tulungrejo untuk melihat Peta Desa Tulungrejo untuk membantu Anda berkeliling untuk Study dan Wisata di Desa Tulungrejo ini.




Rumah Makan & Karaoke KARTIKA

Lapangan Futsal HOLIDAY



SEJARAH KAMPUNG INGGRIS PARE

Kampung Inggris ( Kampoeng Inggris Pare ), Pare adalah salah satu daerah koordinator Kecamatan (dulu Kawedanan) di Kabupaten Kediri yang membawahi Kecamatan Puncu, Kecamatan Kepung, Kecamatan Kandangan, Kecamatan Plosoklaten, Kecamatan Gurah, dan Kecamatan Badas.


Di Kecamatan Pare ini ada dua desa yang unik untuk peningkatan sumber daya manusia yaitu desa Tulungrejo dan Pelem.
Desa Tulungrejo dibagi menjadi beberapa dusun yaitu Tulungrejo, Mulyoasri, Mangunrejo, Puhrejo dan Tegalsari sedangkan Desa Pelem dibagi menjadi beberapa bagian yaitu: Pelem, Singgahan, Mbetonan, Ngeblek.


Keunikan di kedua desa tersebut terutama di dusun Singgahan, Tulungrejo, Mulyoasri , Tegalsari dan Mangunrejo adalah pembelajaran Bahasa Inggris. Kenapa dikatakan unik? Karena brand maupun iconnya adalah BAHASA INGGRIS yang identik dengan kota metropolitan atau luar negeri yang serba modern, bahasa akademik dengan ilmu pengetahuan dan technologi canggih, tapi ini kok di dusun kecil dan terpencil lagi? Unik bukan?


Sekarang Pare telah di kenal dengan istilah KAMPUNG INGGRIS karena lembaga kursusan bahasa Inggris disana sudah seperti jamur di musim hujan, tidak kurang dari 60 lembaga, dan peserta kursusnya lengkap mulai dari Sabang sampai Merauke. Bahkan sudah dimitoskan sebagian orang kalau pingin bisa bahasa Inggris silakan belajar di Pare.


Awal berdirinya kursus bahasa Inggris di Pare ini tidak lepas dari peran orang yang bernama M. Kalend O. Ketika mendengar nama ini tentu pembaca akan terasa asing. Tidak biasanya orang Indonesia bernama seperti itu, kita cenderung mempersepsikan bahwa nama tersebut identik dengan nama orang “bule”. Apalagi kaitannya dengan bahasa Inggris.


Memang banyak orang yang membayangkan bahwa Mr. Kalend (panggilan akrabnya) orangnya tinggi, hidungnya mancung, kulitnya putih, paling tidak orang menyimpulkan beliau ini “produk” barat. E… ternyata salah. Pak Kalend adalah orang dari Sebulu, Tenggarong, Kalimantan Timur. Sehingga performance-nya juga tidak jauh dari kita-kita semua.


Mr. Kalend pernah belajar di Pondok Modern Gontor, kemudian belajar private bahasa Inggris dengan ustadz Yazid, seorang ahli dibidang bahasa Asing di Tulungrejo Pare. Mulai dari sinilah pak Kalend mulai merintis karirnya yang kemudian merubah Pare menjadi kota kursusan bahasa Inggris. (bersambung)


Sumber : http://akhlisnur.blogspot.com/2010/12/sejarah-kampung-inggris-pare-1.html